Saya Melihat Santo Padre Pio Dalam Cahaya Yang Indah. Dia Memegang Vulgate Di Tangannya Dan Mengatakan:
"Dalam Nama Bapa, dan Anak, serta Roh Kudus. Amin."
Teman-teman yang dicintai Yesus, Tidak Ada Cinta Yang Lebih Besar Dari Cinta Tuhan Untukmu, Karena Dia Berkorban Secara Penuh Untukmu Di Salib! Lihat Dan Kontemplasikan Injil: Setelah Dia Bangkit Dari Kematian, Dia Pergi Ke Orang-Orangnya, Yang Penuh Takut. Dia Bertemu Dengan Mereka Dalam Cinta, Sama Seperti Cara Dia Bertemu Denganmu! Apakah Kamu Menerima Cintanya?
Kontemplasikan Injil Dan Anda Akan Menemukan Dua Jalan Di Sini: Jalan Judas, Yang Memiliki Rencana Sendiri Dengan Tuhan; Yang Tidak Percaya Padanya. Yang Jatuh Ke Dalam Putus Asa Dan Tidak Mencari Kasih Karunia Tuhan, Kasihan-Nya. Ya, Walaupun Dia Telah Bersama Dengan Tuhan Selama Banyak Hari, Dia Jatuh Ke Dalam Putus Asa, Karena Diabolos Sudah Menyentuh Hatinya. Hal Ini Terjadi Akibat Kekurangan Cinta Dan Percaya Pada Yesus. Petrus Menganjurkan Tuhan, Mencari Kasih Karunia Dan Kasihan-Nya Penuh Sesak Hati, Dan Tuhan Bertemu Dengan Dia Dalam Cinta.
Saya Telah Menyajikan Dua Jalan Untukmu Yang Sangat Penting Bagimu. Tuhan Ingin Hatimu Terbuka Dan Inginkan Membebaskanmu Dari Setiap Beban. Untuk Hal Ini, Dia Memerlukan Persetujuanmu: "Ya!" Dengan Demikian, Hati Kamu Akan Menjadi Tanah Di Mana Tuhan Menanam Lilinya Yang Sempurna Dalam Cinta Dan Pengampunan.
Manusia tidak dapat mencintai dengan sempurna, tetapi Tuhan bisa menanam sempurnanya di hati manusia. Ingatlah hal ini! Dengan karunia-Nya, kasih sayang-Nya dan belas kasihan-Nya, kamu akan mampu menyelesaikan tugas-tugas untuk Dia, Yesus. Inginilah bahwa Tuhan mencintai orang-orang bodoh agar dapat menarik mereka ke dalam diri-Nya, sehingga karunia dan kasih sayang-Nya terungkap!
Lihatlah, Tuhan membawamu keselamatan, kasih sayang, dan damainya. Tidak ada penyelamat duniawi! Oleh karena itu, percayalah padanya, Yesus, Anak Allah! Karena Ia kehendaki, saya bersama dengan kamu. Saya akan memberkati kamu dengan imam."
Penampakan Santo Padre Pio didampingi oleh bau bunga yang indah.
Pesan ini diterbitkan tanpa berusaha mempersingkat peradilan Gereja Katolik Roma.
Hak Cipta. ©
Sumber: ➥ www.maria-die-makellose.de