Bunda muncul memegang salib di tangan-Nya dan selama penampakan itu membintangi kami untuk melihat salib rosario kita. Ada dua malaikat di sisi Perawan itu. Pada hari ini dia berkata:
Damai sejahtera dengan kamu!
Anak-anaku yang tercinta, cintailah salib PutraKu Yesus. Janganlah berdusta terhadapnya. AnakKu Yesus memikul salib itu karena cinta dan untuk keselamatanmu, anak-anaku. Tidakkah kamu mau memikul salib itu karena cinta kepada Yesus? Berbuat taubat. Bertobat dari dosamu. Allah mengirimkan aku lagi ke bumi ini untuk menyeru seluruh umat manusia menuju pertobatan. Waktu sudah buruk, karena manusia telah meninggalkan Allah. Anakku, salib akan ditolak dan diinjak-injakan. Gereja akan melalui masa yang paling menyedihkan. Banyak imam dan uskup akan dipersekusi, serta banyak dari mereka yang mengikuti PutraKu Yesus. Ayah Suci akan menderita sangat dan akan dijadikan olok-olokan. Doakamu anakku dan katakan kepada saudara-saudaramu untuk berdoa bagi Gereja. Wahai anaku, seberapa banyak darah yang akan tertumpah. Eropa akan tergenang dalam darah di banyak tempat. Kehancuran dan kesedihan seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah umat manusia. Taati panggilan Bunda aku dan doakamu untuk mencegah semua bencana ini. Terimalah salibmu dengan cinta anak-anaku, karena melalui salib yang diterima dengan cinta Allah menghancurkan setan dan mensucikan banyak jiwa. Aku mencintaimu, dan pada malam ini aku meninggalkan panggilan anguish saya kepada kamu untuk membantu aku menyelamatkan banyak saudara-saudaramu dari kesedihan besar yang akan menimpa seluruh umat manusia. Doakamu rosario bagi Gereja dan dunia, bagi mereka yang belum mengenali cinta Allah, agar mereka mencintai dan bertobat. Aku memberkati kamu semua: dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin!
Bunda telah meminta anak-anak-Nya yang mengetahui pesan-pesan-Nya dan mengaku hidupkan mereka, untuk tidak pernah berhenti berdoa rosario harian, pergi ke pengakuan dosa, dan pergi ke Misa Suci. Siapa pun yang benar-benar taat dan putra setia akan mendengarkan dan hidupkan panggilan-panggilannya setiap hari dengan cinta, kesetiaan, dan hatinya.